Iklan

Network
Sabtu, 20 Februari 2021, Februari 20, 2021 WIB
Last Updated 2021-02-20T16:25:34Z
Hukrim

Asyik Memoket Sabu, Tiga Tersangka Narkoba Diringkus Tim Ditresnarkoba Polda NTB

Advertisement
NTB, - Berbebekal laporan Warga, personel gabungan Tim Khusus (Timsus) dan Tim Opsnal Ditnarkoba Polda NTB melakukan penggeledahan Rumah Kos FHR Senin, 15 Februari 2021 yang terletak di Jalan Hos Cokroaminoto Gg Suren, Lingkungan Cemara, Kelurahan Monjok Barat Kecamatan Selaparang Kota Mataram, yang diduga pengedar barang haram jenis Sabu

Hasilnya, Timsus dan Tim Ditresnarkoba Polda NTB menemukan 10 poket klip di lantai Rumah Kos FHR yang di duga berisikan Narkotika jenis sabu dengan berat bruto 10,94 gram 

Selain itu, mereka juga menemukan 1 buah nampak kecil warna hijau yang di duga Narkotika jenis sabu dengan berat bruto 2,19 gram. 

Timsus bersama Tim Ditresnarkoba Polda NTB langsung meringkus FHR beserta barang bukti lainnya seperti 1 buah timbangan, 1 buah skop, 1 buah tas selempang yang berisikan uang tunai Rp. 1.700.000 dan 6 poket kecil yang diduga berisikan Narkotika jenis shabu dengan berat bruto 2.32 gram.

"tim saya menangkap FHR ketika sedang melakukan pemoketan dan pemecahan barang Narkotika jenis shabu di areal dapur dalam kosnya," Ucapnya Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, Sabtu (20/02/2021).

Selanjutnya Pukul 01.55 wita Timsus dan Tim Ditresnarkoba Polda NTB melakukan pengembangan terhadap NR (inisial/red) di rumhanya Jalan Gunung siu, Kelurahan Dasan Agung Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, yang diduga sebagai perantara/penghubung FHR.

Setelah di Interogasi NR mengakui bahwa dirinya sebagai penghubung bersama pacaranya yang berinisil FTR, diakui NR bahwa dia memesan Barang Narkotika tersebut dari IW tetangga FTR (pacarnya NR/red)

FTR yang di datangi petugas langsung mengajak mereka menuju rumah IW namun IW tidak ada di rumhanya.

"sementara kami amankan tiga orang ini dulu, untuk IW tim kami sedang memburu dia," jelasnya

Namun Helmi memastikan dalam waktu dekat IW pasti kami temukan, sementara pihaknya belum bisa memastikan apakah ini jaringan baru atau jaringan lama

"nanti kita tau setelah IW kita tangkap," pungkasnya.

(Rilis/Humas)