Iklan

Network
Selasa, 25 September 2018, September 25, 2018 WIB
Last Updated 2021-10-01T20:06:31Z

Pemilik Toko PlayStation Tomb Raider Minta Maaf Atas Perbuatannya Pukuli Anggota TNI AU

Advertisement

Foto: screenshot Video Permintaan Maaf
LINTAS COPAS, MEDAN – Seorang anggota TNI AU Lanud Soewondo yang bertugas Dinas Logistik (Dislog) terpaksa dilarikan ke rumah sakit Malahayati usai dianiaya pemilik dan petugas jaga parkir saat dirinya berada di toko PlayStation Tomb Raider di Jalan Brigjend Hamid Nomor 36, Medan Johor pada Minggu (23/9/2018) lalu.

Anggota TNI AU tersebut bernama Pelda Muhammad Chalik (45).

Pihak TNI AU, melalui Danlanud, Kol Lengkey mengatakan, kejadian tersebut terjadi saat anak Pelda Muhammad Chalik mengantarkan PlayStation untuk diservis di toko tersebut.

Setelah dirinya pulang, ke rumah. Pihak toko kembali menghubungi anak Chalik dengan mengatakan PS tersebut tidak bisa diperbaiki.

“Jadi sang anak tersebut kembali ke toko untuk mengambil kembali ps miliknya. Namun pihak toko meminta si anak untuk bayar Rp 100 untuk biaya administrasi. Karena tak membawa uang ia kembali ke rumah dan menceritakan kepada sang ayah,” ujarnya, Selasa (25/9/2018).

Sambung Danlanud, Pelda Muhammad Chalik langsung mendatangi toko untuk menanyakan kepada pemiliknya kenapa membayar padahal tidak bisa diperbaiki.

“Setelah ditanya Pelda Muhammad Chalik ternyata Rp 100 ribu tersebut untuk biaya kwitansi dan check-in trouble. Tak terima, ia pun langsung protes,” kata Kolonel (Pnb) Dirk Poltje Lengkey.

Diduga berawal dari kejadian tersebut, pemilik toko yang diketahui bernama Jhoni dan petugas jaga parkir bernama Jaya (38) langsung menyekap korban ke dalam ruko miliknya sembari memukulinya.


Sumber: Gelora
Editor  : LCP