Iklan

Network
Rabu, 19 September 2018, September 19, 2018 WIB
Last Updated 2021-10-01T20:06:31Z

Nantikan Indonesia Tinggal Kenangan, Lihat Selengkapnya

Advertisement

Foto: Desain lintascopas.com
LINTAS COPAS - Kondisi carut-marut Indonesia hari ini dan meratanya azab dari Allah.SWT, sebuah telaah dalam “Kepemimpinan Berbasis Kebohongan” Sedikit pencerahan politik dari Prof.Ryass Rasyid.

“TENTANG KONDISI BANGSA DAN NEGARA KITA SEKARANG INI” 

Sebuah pandangan yang dikirimkannya ke beberapa media sosial, menurutnya:
Dalam pandangan saya, bangsa kita ini sedang mengalami azab Allah akibat salah pilih pemimpin. Kepemimpinan yang tidak amanah mengundang kemurkaan Allah. Azab itu berupa kezaliman penguasa pada semua level, memburuknya kondisi kehidupan masyarakat lapisan bawah, rusaknya persatuan, konflik sesama elemen bangsa, terpuruknya daya beli bersamaan dengan nilai rupiah (dobel negatif=sdh daya beli jatuh akibat pengangguran dan phk, nilai uang pun merosot) dan rusaknya moralitas penegak hukum.

Semua ini adalah akibat tidak amanatnya para pemimpin di puncak-puncak kepemimpinan negara dan pemerintahan.

Bagaimana mereka akan mampu menghentikan Azab Allah kalau masih terus menumpuk kebohongan?

Doa para kiai dan ulama yang dikumandangkan pada acara kenegaraan dan pemerintahan tidak akan sampai apalagi terkabul. Mereka hanya pelengkap upacara belaka.
Maka salah satu jalan perjuangan untuk kembalinya berkah dan rahmat Allah. SWT. adalah membangkitkan jiwa nasionalisme. Kita sadar akan hakikat realitas politik dan sosial ekonomi yang semakin buruk ini merasakan betapa bangsa Indonesia terkepung dan terkooptasi oleh kebohongan yang sistematis, sehingga telah sampai ada kondisi yang membahayakan eksistensi kebenaran.

Kalau semua ini tidak bisa dihentikan, bukan tidak mungkin kebenaran hanya akan tinggal sebagai kenangan belaka, bahkan jadi bahan olokan. Kebohongan adalah musuh besar peradaban.

Dikutip dari tulisan: Prof. Ryaas Rasyid.

Editor: SLC
Menurut Anda" Comment nya Seperti Apa ?