Iklan

Network
Sabtu, 15 September 2018, September 15, 2018 WIB
Last Updated 2021-10-01T20:06:32Z

Bencana Florence dinyatakan di North Carolina sebagai ancaman banjir tumbuh

Advertisement

LINTAS COPAS, North Carolina - Presiden AS Donald Trump telah mengumumkan sebuah bencana di negara bagian North Carolina, di mana badai tropis telah menewaskan sedikitnya lima orang di tengah peringatan yang terburuk masih jauh dari selesai.

Mantan angin topan angin topan di Florence telah melemah hingga 80 kilometer per jam tetapi diproyeksikan akan membawa banjir bandang yang lebih parah.

Beberapa kota telah memiliki lebih dari 60 sentimeter hujan, dan para peramal memperingatkan bahwa total bisa mencapai satu meter.

Gubernur North Carolina Roy Cooper mengatakan, badai itu menimbulkan risiko banjir yang lebih besar daripada ketika pertama kali terjadi pendaratan.

Lebih dari 800.000 rumah dan bisnis kehilangan kekuatan dan Mr Cooper mengatakan bahaya dari banjir akan bertahan selama berhari-hari.

Dia mengatakan badai telah menewaskan sedikitnya lima orang, tetapi ada kekhawatiran bahwa jumlah itu bisa meningkat.

Korban pertama badai itu, yang termasuk seorang ibu dan bayinya tewas ketika sebatang pohon jatuh di rumah batu mereka di Wilmington, North Carolina, diumumkan sekitar delapan jam setelah Florence mendarat di pantai pada Jumat (waktu setempat). Ayah anak itu dibawa ke rumah sakit.

Pejabat di Carolina Selatan mengatakan seorang wanita berusia 61 tahun meninggal ketika mobilnya menabrak pohon yang jatuh di jalan raya dekat kota Union.

Polisi mengatakan wanita itu mengenakan topi dan sabuk pengaman tetapi meninggal di tempat kejadian.

Sbr abc
Editor : SLC