Iklan

Network
Minggu, 26 Agustus 2018, Agustus 26, 2018 WIB
Last Updated 2021-10-01T20:40:55Z
INTERNASIONAL

Steven Tyler 'Aerosmith' Melayangkan Surat Hukum Buat Donald Trum

Advertisement


Jakarta - Presiden Amerika Serikat  Donald Trump digugat oleh Steven Tyler, pentolan band Aerosmith . 

Itu karena Trump sudah menggunakan sembarangan menggunakan lagu Aerosmith untuk kampanye. Masalahnya, itu bukan lagi terjadi saat pemilihan presiden dua tahun lalu. 

Tim Trump menggunakan lagu rilisan 1993, berjudul Livin 'on the Edge untuk membuktikan di Charleston Civic Center, Virginia Barat pada Selasa (21/8) malam waktu setempat.

Ini bukan kali pertama Trump sembarangan menggunakan lagu band asal Boston itu. 

Lagu diputar bersama dengan pendukung Trump yang dimasukkan di luar. Mereka membawa berbagai spanduk mendukung Trump, termasuk bertuliskan " Wanita untuk Trump ." 

Tyler tidak terima lagunya, lantas mengirimi Sang Presiden surat permintaan untuk menghentikan aksinya, melalui attorney Dina LaPolt. Dalam surat itu, Tyler menuding Trump telah secara bertanggung jawab melakukan pelanggaran. 

Dalam surat yang tertulis  Varietas itu, gunakanlah Livin 'on the Edge adalah tanpa izin Tyler maupun Aerosmith. Dengan demikian, "Mr. Trump telah salah menganggap, sekali lagi, bahwa klien kami mendukung kampanyenya."

Pada 2015, Aerosmith juga sudah mengiriminya surat permintaan penghentian penggunaan setelah Trump memakai lagu mereka yang berjudul Dream On dalam kampanye kepresidenan. 

Pun bukan hanya kepada Aerosmith Trump yang melakukan itu. Mengutip NME , pada 2016 ia juga menggunakan lagu Rolling Stones Anda Tidak Bisa Selalu Mendapatkan Apa yang Anda Inginkan dan Mulai Me Up tanpa izin, untuk kampanye. Demikian pula dengan lagu Adele dan Neil Young.

Para musisi sudah memintanya berhenti, namun Trump mengulanginya lagi.(CNN Indonesia )


Baca Juga : Delapan Orang Terluka Ketika Kendaraan Ruda Empat Membajak Ke Halte Bus Read More