Iklan

Network
Minggu, 26 Agustus 2018, Agustus 26, 2018 WIB
Last Updated 2021-10-01T20:41:23Z
INTERNASIONAL

McCain Dengan Trump, Perm kejahatan Sampai Akhir Hayat

Advertisement
John McCain saat menerima penghargaan pada 2017 lalu. (REUTERS / Charles Mostoller).

Jakarta - Salah satu permintaan terakhir 
John McCain melakukan penelitian melawan kanker otak sangat jelas: tidak mau Presiden Donald Trump  datang ke pemakamannya. 


Kedua tokoh Amerika Serikat ini memang tidak pernah berpura-pura saling berhubungan. 



Penyebabnya tidak hanya kepribadian yang saling bertolak belakang yang sangat berbeda, tetapi sangat mendasar, yaitu nilai-nilai yang berbeda antara satu dengan yang lain dan ketidaksamaan mereka pun terbuka dan tajam.


Ketika Trump mengumumkan akan menjadi cawapres Partai Republik pada Juni 2015 dengan mengatakan bahwa banyak imigran asal Meksiko adalah penjahat dan 'pemerkosa', McCain mengecamnya karena menggunakan bahasa yang 'bisa memisahkan kelompok-kelompok gila.'

Pernyataan Trump ini dikecam luas, termasuk dari beberapa kelompok veteran perang. 

Jawaban Trump, McCain adalah 'orang bodoh' yang hampir tidak lulus dari Akademi Angkatan Laut AS. 



Trump, yang tidak mau kalah, kemudian menjadi mantan pilot jet tempur seperti yang terjadi di dunia, dan juga, yang juga merupakan bagian dari perang Vietnam. McCain menerima berbagai bentuk militer atas pengalamannya itu. 



Trump, yang menerima berbagai keringanan agar tidak dapat Masuk Militer, mengatakan bahwa McCain adalah "pahlawan perang (hanya) karena ditangkap," dan menambahkan, "saya lebih suka orang yang tidak ditangkap."


Reaksi tajam McCain adalah tokoh-tokoh besar golongan ini. Senator McCain tidak mencari permintaaan untuk mengatakan bahwa Trump harus meminta maaf "kepada keluarga yang telah berkorban dalam konflik itu", dan kepada mereka yang menjadi tawanan kompilasi "bersinar negara." 


Keberhasilan Trump yang populis dalam pilpres 2016 berlaku luas sebagai penolakan terhadap aliran partai Republik gaya McCain dan pendekatan yang dipraktikkan ketika mengisi berlaga di pilpres 2008.


Presiden Trump mengatakan John McCain menjadi pahlawan perang karena Sentuh Vietnam. McCain membalas dengan menyindir alasan Trump mengelak dari keamanan militer. (AFP / VNA)
Kini, AS dikuasai oleh seorang tokoh yang secara terbuka mengungkapkan makna uang, mencolos wajib militer dengan alasan masalah di kaki yang disebut sembuh sendiri, tokoh yang berbangga diri menyumbang untuk partai Demokrat, dan Republik demi keberhasilan bisnis pro di New York, tokoh yang dengan terang -terangan menghilangkan tradisi lama politik dan kepresidenan negara itu. 


Ketika McCain berkampanye untuk mempertahankan kursinya di Senat pada tahun 2016, dia memutuskan hubungan dengan presiden partainya setelah muncul rekaman video yang memunculkan diri dengan mengatakan dia melihat perempuan cantik, dia kadang-kadang 'memperbaiki di bagian kemaluan mereka.'



McCain mengumumkan dia akan memberi suara kepada anggota partai Republik konservatif yang memiliki kemampuan sebagai presiden.


Itu yang paling dikecam oleh McCain adalah istilah Trump dan prosesnya dalam proses politik AS. 

Pada November 2016, tak lama setelah Trump memenangkan hasil atas kampanye partai Demokrat Hillary Clinton, senator negara bagian Arizona ini marah ketika presiden terpilih. 



"Jangan tanya saya soal Donald Trump. Saya tidak mau tidak sopan, tapi saya tidak mau ditanya soal Donald Trump." 

Ini janji yang sulit karena bakat Trump untuk mendominasi politik dengan pernyataan dan hasil yang merusak norma dan prinsip dalam negeri dan luar negeri Amerika Serikat.



Seiring dengan waktu, kekesalah McCain semakin terbuka dan pernyataannya semakin tajam. Sebagai ketua Komite Militer di Senat, dia meluncurkan mandiri atas akses Rusia. 


Dan kompilasi dia melihat keterangan dari Presiden Vladimir Putin dalam pertemuan Juli lalu, dia tidak bisa lagi menahan diri. 



"Jumpa pers di Helsinki hari ini adalah layar memalukan dari seorang presiden Amerika sepanjang ingatan saya," ujar pernyataan tertulis McCain. 

"Dampak buruk akibat sikap naif, egois, kesetaraan semu dan simpati terhadap otokrat sulit dihitung."

Bahkan, membuat kondisi kesehatannya menurun pun, McCain tidak pernah luput menyatakan keras untuk presiden Trump. 



John McCain mengecam tantang Presiden Donald Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai penampilan memalukan seorang presiden Amerika Serikat. (Reuters / Kevin Lamarque)
Dia adalah satu dari tiga senator partai Republik yang memberi suara, dan penentu kekalahan, upaya Trump Hapus UU layanan kesehatan aktif Barack Obama. 


Suara terus menerus terus dikecam oleh Trump setelah itu. 



Tapi McCain tidak menyerah. Dalam artikel yang diterbitkan Washington Post, dia menyebut presiden Trump impulsif dan 'ide tidak mendapat informasi yang benar.' 

Dalam pidato yang berbeda dengan presiden dan pembantu-pembantunya, McCain mengecam sikap orang-orang yang lebih suka mencari kambing hitam dari pada memecahkan masalah.


Dan kompilasi satu wawancara pada Oktober 2017 dengan hal-hal yang diperlukan Militer Perang Vietnam, McCain pun tidak menghambat diri. 



"Salah satu aspek konflik itu, dan saya tidak akan pernah menutupi, adalah kami mewajibkan warga Amerika paling miskin, sementara pihak yang memiliki pendapatan tertinggi bisa menemukan dokter yang mengatakan mereka punya masalah tulang," ujarnya. "Ini salah. Ini salah." 


Pernyataan terkait pembebasan Wajib militer karena alasan kesehatan ini dengan jelas pada Donald Trump yang tidak ada Persyaratan Undang-Undang Perang Vietnam karena alasan kesehatan. 

Ketidaksukaan kedua tokoh ini tidak surut, bahkan mencampurkan kondisi kesehatan McCain memburuk sekalipun.

Beberapa minggu lalu, Trump tidak mau menyebut nama McCain yang sedang menandatangi RUU uang pertahanan yang disebut sebagai RUU McCain oleh senator lain sebagai penghormatan kepada veteran perang dan politikus kawakan itu.(CNN Indonesia)